AKTIVITAS ANTIFUNGI EKSTRAK ETANOL SARCOPHYTON SP. TERHADAP MALASSEZIA FURFUR DAN TRICHOPHYTON RUBRUM

Hamida, Fathin and Yayah Siti Djuhariah, M.Si., Apt, YSD and Fahrudin, Fahri (2025) AKTIVITAS ANTIFUNGI EKSTRAK ETANOL SARCOPHYTON SP. TERHADAP MALASSEZIA FURFUR DAN TRICHOPHYTON RUBRUM. JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI, 6 (4). pp. 16750-16758. ISSN 2774-5848

[img] Text
214.+53425+A+FATHIN_JURNAL+KESEHATAN+TAMBUSAI_2025+16750+-+16758.pdf

Download (232kB)
Official URL: https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.ph...

Abstract

Infeksi mikosis pada kulit merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi di daerah tropis, terutama yang disebabkan oleh fungi dermatofit dan yeast lipofilik. Trichophyton rubrum dan Malassezia furfur merupakan dua fungi patogen utama penyebab dermatofitosis dan pitiriasis versicolor. Penggunaan obat antifungi sintetis dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping dan resistensi, sehingga diperlukan alternatif antifungi dari bahan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antifungi ekstrak etanol 96% Sarcophyton sp. terhadap T. rubrum dan M. furfur. Ekstrak etanol Sarcophyton sp. diperoleh melalui metode maserasi, kemudian diuji aktivitas antifunginya menggunakan metode difusi cakram dengan mengukur diameter zona hambat dan dilanjutkan dengan uji konsentrasi hambat minimum menggunakan metode dilusi padat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol 9% Sarcophyton sp. memiliki aktivitas antifungi terhadap T. rubrum dengan diameter zona hambat sebesar 11,82±0,70 mm pada konsentrasi 600 mg/mL, 15,01±1,54 mm pada konsentrasi 900 mg/mL, dan 18,68±1,07 mm pada konsentrasi 1200 mg/mL. Sebaliknya, ekstrak etanol 96% Sarcophyton sp. tidak menunjukkan aktivitas antifungi terhadap M. furfur dengan diameter zona hambat sebesar 0 mm. Perbedaan aktivitas antifungi ini diduga dipengaruhi oleh perbedaan struktur dinding sel dan sifat lipofilik M. furfur yang lebih resisten terhadap senyawa aktif dalam ekstrak. Ekstrak etanol Sarcophyton sp. berpotensi sebagai sumber antifungi alami terhadap fungi dermatofit, khususnya T. rubrum, namun tidak efektif terhadap M. furfur pada kondisi pengujian ini.

Item Type: Article
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Depositing User: S.Si, M.Si FATHIN HAMIDA
Date Deposited: 23 Feb 2026 15:25
Last Modified: 23 Feb 2026 15:25
URI: http://repository.istn.ac.id/id/eprint/14557

Actions (login required)

View Item View Item