PENERAPANDESAINRUMAHSAKITTIPEBDENGAN MENGGUNAKAN KONSEP BIOKLIMATIK(Studi Kasus: Desain RS. Islam Faisal, Makasar)

Muflihul Iman, MI (2025) PENERAPANDESAINRUMAHSAKITTIPEBDENGAN MENGGUNAKAN KONSEP BIOKLIMATIK(Studi Kasus: Desain RS. Islam Faisal, Makasar). Trave, XXIX (2). pp. 1-10. ISSN 1907 3925 (Submitted)

[img] Text
Jurnal Trave merged imn.pdf

Download (1MB)

Abstract

ABSTRACTThis study discusses the application of type B hospital design using the concept of biochemistry, taking a case study at Faisal Islamic Hospital in Makassar. The main focus of the study was to evaluate the extent to which the hospital's design has implemented bioclimatic principles to support patient comfort and energy efficiency. Research shows that design elements such as building orientation, natural ventilation systems, and utilization of natural lighting, as well as their relationship to the landscape,contribute positively to the physical comfort of patients, which includes space comfort, visual comfort, hearing safety, and temperature comfort. By meeting 5 of the 8 aspects of bioclimatic architecture proposed by Ken Yeang, this study recommends the addition of vegetation and shading elements to improve the effectiveness of the design. This study not only provides an overview of the effectiveness of bioclimatic design implementation but also offers insights for the development of hospitals that are morein line with local climatic conditions and user needs.Keywords: bioclimatic concept, physical comfort, type B hospital design, Faisal Islamic Hospital.ABSTRAKPenelitian ini membahas penerapan desain rumah sakit tipe B dengan menggunakan konsep bioklimatik, mengambil studi kasus pada Rumah Sakit Islam Faisal di Makassar. Fokus utama dari penelitian adalah mengevaluasi sejauh mana desain rumah sakit ini telah mengimplementasikan prinsip-prinsip bioklimatik guna mendukung kenyamanan pasien dan efisiensi energi. Penelitian menunjukkan bahwa elemen desain seperti orientasi bangunan, sistem ventilasi alami, pemanfaatan pencahayaan alami, serta hubungannya dengan lanskap berkontribusi positif terhadap kenyamanan fisik pasien, yang mencakup kenyamanan ruang, kenyamanan visual, kenayamanan pendengaran, dan kenyamanan suhu. Dengan memenuhi 5 dari 8 aspek arsitektur bioklimatik yang diusulkan oleh Ken Yeang, penelitian ini merekomendasikan penambahan elemen vegetasi dan shading untuk meningkatkan efektivitas desain. Penelitian ini tidak hanya memberikan gambaran tentang efektivitas penerapan desain bioklimatik, namun juga menawarkaninsightsbagipengembanganrumahsakityanglebihsesuaidengankondisi iklim setempat dan kebutuhan pengguna.Kata kunci: konsep bioklimatik, kenyamanan fisik, Desain rumah sakit tipe B, Rumah Sakit Islam Faisal.

Item Type: Article
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: Ir.MT MUFLIHUL IMAN ISTN
Date Deposited: 28 Aug 2025 02:38
Last Modified: 28 Aug 2025 02:38
URI: http://repository.istn.ac.id/id/eprint/13639

Actions (login required)

View Item View Item